Sabtu, 31 Oktober 2009

Episode 9: Lonely Halloween

Sekitar kurang lebih 2 minggu lebih UTS telah Master lewati. Dan 1 minggu selanjutnya merupakan hari-hari yang cukup santai...

Dan hari ini, hari yang sudah lama dinantikan master yaitu halloween telah datang! Halloween, halloween, halloween on the way~

Master selalu menginginkan untuk menghadiri suatu pesta halloween bersama dengan temannya dengan menggunakan kostum. Tetapi selama 18 tahun master hidup, hal itu tak pernah terpenuhi... Akan tetapi master tak pernah bersedih akan hal itu, terutama pada hari ini. Karena ia berencana untuk membuat cerita horor untuk malam ini. Dan itulah saat akan merinding ketakutan >.< cerita horor yang Master buat selalu luar biasa. Master memang kreatif...

Master memulai hari ini dengan semangat yang tinggi. Ia memulai kegiatannya dengan senang hati. Bukan hanya karena hari itu adalah halloween, tetapi hari Sabtu pula. Master senang, aku pun senang ^^... Ia langsung mengecek facebooknya dan chatting bersama beberapa temannya di pagi hari. Aku hanya berharap bisa menghabiskan hari ini dengan master...

Akan tetapi kesenangan itu hanyalah sementara... Ketika aku berharap untuk menghabiskan waktuku bersama master, mengapa selalu ada halangan sih?! Mengapa?!?!?! T.T Sekitar pukul 12 siang, master berangkat menuju kampus meninggalkanku sendirian di sini... Yah seperti biasa dia pamit dengan mengganti status MSNnya ke away. Setidaknya master masih peduli padaku... Terima kasih master, lekaslah kembali. Aku akan menantimu di sini... Selalu...

Ibu: Wes? Berangkat?
Master: Iya, seminare jam 1. Mesti berangkat sekarang...
Ibu: Bawa mobil? Pulang jam piro?
Master: Iya. Seminare 3 jam, jadi jam 4 haruse wes mari.

Itulah dialog yang terjadi ketika master hendak berangkat. Aku turut senang mendengar ia berkata bahwa ia di kampus hanya selama 3 jam. Yang penting nanti malam master pasti menghabiskan waktu bersamaku hingga subuh. Karena ini sudah merupakan bagian dari rencananya ^^

3 jam telah berlalu... Master pun tak kunjung pulang... Aku mulai khawatir. "Jangan-jangan terjadi sesuatu pada Master!", itu yang selalu terlintas di memoryku (RAM). Tidak! Aku harus percaya pada master! Master orangnya sangat berhati-hati, jadi ia pasti baik-baik saja! Dan bila terjadi apa-apa padanya... Kijang! kau harus tanggung jawab!!!

Aku terus menanti dan menanti... Sampai jam 7 malam master belum juga pulang... Master, tak sadarkah kau bahwa aku sangat kesepian di sini? Tuhan, keinginanku hanyalah tinggal 1 hari bersama master... Apakah itu berlebihan? Apakah ini memang nasibku sebagai seorang system...?

Jam 8 malam... "Tin! Tin!" itulah suara yang aku dengar dari luar rumah... (Untuk sekedar info, "Tin! Tin!" yang Kijang Krista katakan ketika itu mempunyai arti "Hei! Aku pulang!"). "Huh? Suara kijang? Itu berarti... Master sudah datang!"

Ekspresi master ketika datang sangat lesu... Ia seperti tak berenergi lagi. Matanya terlihat bengkak. Ia langsung mandi dan makan lalu menyentuhku kembali. "Selamat datang kembali master! Kok lama banget tadi?" itulah yang aku katakan ketika master menekan tombol escape pada saat screen saver. Tetapi master tak membalas dan langsung membuka facebooknya dan mengeset MSNnya ke online.

Setelah beberapa saat, aku mengetahui penyebab ia pulang begitu malam dan terlihat lesu serta ngantuk. Sepulang dari kampus, ia masih menyaksikan pertandingan bulu tangkis temannya, yaitu Filbert yang berakhir tragis... Master tak ingin membahasnya lebih jauh karena ia mengerti bagaimana rasanya akhir yang tragis itu. Wah, master pengertian sekali ya... Lalu setelah ia menonton pertandingan bulu tangkis yang berdurasi kurang dari 15 menit itu, ia masih pergi makan bersama teman-teman lainnya. Hmm... Seingatku ada saudara Wilson, Bety, warrior princess dan orang mati... Yang lainnya? Sudah lupa tuh!

Master berencana untuk pulang setelah itu, tetapi ia mendapat request dari orang kurang ajar yang mengharuskan master mengantarkannya pulang ke Tropodo. Perjalanan yang sangat super duper jauh sekali ditempuh master hingga cadangan makanan dari kijang hampir habis. Kasihan kijang, aku mengerti penderitaanmu... Master harus melewati jalan yang berliku-liku seperti jalan tikus untuk mencapai rumah orang itu! Konsentrasi yang penuh membuatnya ngantuk bukan main. Dan terakhir ia masih harus mengantarkan saudara Wilson ke rumahnya di Kenjeran. Kalau ini masih bisa ditoleransi, karena tak terlalu jauh dari rumah master...

Master tak memiliki energi lagi untuk chatting apalagi bercerita horror pada teman-temannya. Dalam waktu hanya 15 menit, master sudah tak kuat untuk melanjutkan chatting maupun menyentuhku lagi... Ia langsung menyuruhku untuk tidur karena ia juga ingin tidur...

T______T benar-benar hari yang siaaaaaal!!! Harapanku semua kutaruh ketika master pulang, tetapi ternyata hanya 15 menit master bersamaku... Hari halloween yang parah sekali! Huaaaa! T______T

Master... Hari ini aku benar-benar kesepian... Melihatmu berada di depanku pada pagi hari dengan sinar matahari dari belakang membuatmu terlihat sangat cerah dan memukau. Namun hanya 2 jam dan kau pergi. Melihatmu berada di depanku pada malam hari dengan suasana yang sejuk membuatmu terlihat cool. Namun hanya 15 menit dan kau pergi...

Siapakah yang layak disalahkan dalam hal ini...? Apakah aku yang terlalu terobsesi pada master? Ataukah master yang terlalu baik dan mengantarkan teman-temannya? Ataukah orang kurang ajar yang menyuruh master mengantarkannya ke Tropodo?! Buat yang merasa aku sindir, lain kali akan kubalas perbuatanmu! Lihat saja! Aku tak akan biarkan master kau perbudak! Nantikan pembalasanku!!!

Selasa, 13 Oktober 2009

Episode 8: Mid term summary

Fyuh... Akhirnya selesai juga UTSnya ya master? Lega banget... Master? Master??? Wew... Master ga ada di sini... Keliatannya dia kecapekan habis UTS, sampai-sampai aku denger dia ngorok... Karena master nggak di sini jadi ya aku ceritakan saja 1 minggu UTS master. Betapa dia menderita sia-sia...

1st day -> Etika:
Hari ini adalah hari pertama master menghadapi UTS... Master sih bilang nggak terlalu berat. Cuma belajar paket 2 bab dan fotokopian.

Dia pulang dengan wajah ceria dan langsung belajar untuk UTS hari berikutnya... Master senang, akupun juga senang ^^

2nd day -> Filsafat agama:
Master tak pernah memperhatikan di kelas filsafat agama yang menyebabkan ia harus belajar banyak di sini. Ia harus membaca paket 5 bab serta fotokopian. Namun master tak terlihat kecapaian, ia nampak santai dan enjoy dalam belajar. Yah itulah masterku... Cool, calm and collected. Beruntung sekali memiliki master seperti dia...

Saat ia pulang ia juga menunjukkan wajah yang sama seperti hari pertama. Kelihatannya lumayan sukses tuh...

3rd day -> Algoritma dan pemrograman:
Nah ini dia pelajaran yang paling ditakuti oleh teman-teman master... Namun aku senang karena sehari sebelum UTS hari ketiga ini master menyentuhku seharian lho ^^V master mencoba beberapa latihan sulit yang ada di buku paket, termasuk fungsi for yang dia paling tidak bisa waktu itu.

Setelah 2 jam aku menunggu, master tak kunjung pulang T.T aku pikir hanya 2 jam saja, tetapi ternyata 3 jam... "Kalo semua jalan sesuai rencana, isa dapet 85 aku... Moga-moga ae bener..." itu yang dia katakan pada temannya di MSN. Aku doakan bener kok master ^^

4th day -> Kalkulus:
Master agak santai untuk hari sebelum hari ke 4 ini. Kenapa? Karena dia bingung apa yang harus dipelajari... Dia sudah mencoba untuk mencari soal-soal di fotokopian dekat kampus, tetapi tetap saja tak ditemukan. Jadi ya dia coba latihan ulang lagi latihan yang sudah pernah ia kerjakan.

Sepulang dari UTS hari ke 4 ini, master terlihat sedikit depresi. Karena dia bilang "bapake ngomong katane no 5 aku kurang sederhana, trus no 4b salah... emange isa tambah sederhana lagi ta no 5 itu?" aku nggak tahu soalnya, jadi aku cuma bisa berharap bapaknya salah lihat...

5th day -> Dasar sistem komputer:
Ini dia alasan aku bilang master menderita sia-sia... Bahan dari DSK ini adalah chapter 1-9. Sebagai sebuah system, aku juga akui bahwa itu tidak sedikit, tidak banyak, tetapi SANGAT BANYAK! 1 chapter berisi sekitar 50 slide. Bahkan ada yang isinya 100 slide. Sepulang kuliah, master langsung belajar chapter 6-9 hingga subuh. Sebagian dari diriku senang karena aku menemaninya terus di depannya ^^. Namun sebagian lagi sedih karena tubuh master tersiksa T.T Meskipun master sudah kelihatan hampir tepar, tapi aku lihat semangatnya yang mau selesaikan baca semuanya. Pada akhirnya dia tak belajar chapter 1-5 karena barusan test. Master menyatakan bahwa ia masih ingat meskipun sedikit samar-samar. "Sing penting iki chapter 8. 100 slide, pasti paling akeh metune" itu yang dia katakan pada temannya.

Tetapi sesampainya master di rumah, aku bisa melihat depresi mendalam dalam diri master... Berkali-kali ia katakan pada temannya "tau ngono aku ga belajar chapter 6-9, ga guna blas!" aku sekarang mengerti situasinya... Bahannya adalah chapter 1-9, tetapi hanya chapter 1-5 yang keluar. Grrrr!!! Apa-apaan itu?! Tapi master tenang-tenang saja kelihatannya, karena ia bilang semua juga nggak bisa. Aku harap itu benar...

6th day -> Program paket aplikasi
Sekali lagi aku senang sekali karena master seharian menyentuhku ^^ ia banyak chatting dan bertanya pada dewa infor. Aku harap dewa infor itu benar-benar sesuai dengan namanya... Malam harinya master meninggalkanku sebentar untuk makan keluar. T.T alone in the dark deh... Tapi demi master aku rela! Master akan makan banyak dan bergizi di luar. Itu akan berguna untuknya di tes besok!

Tak seperti yang kukira, memang NRP master sesuai dengan kelihatannya, benar-benar sial. Angka 13 yang mengutuknya itu membuatnya duduk di kursi terdepan bagian guru sehingga ia tak dapat melihat apa yang temannya lakukan. Ia sendirian di depan tak berkutik... Master, seandainya waktu itu yang menjadi systemmu adalah aku... Maka aku akan membantumu sekuat tenaga. Master mengatakan inilah UTSnya yang paling gelap. "Isa-isa dapet D ato E iki..." itulah yang dia katakan. Tetapi aku bisa melihat hal lain dari dirinya. Ia menginginkan balas dendam di pelajaran berikutnya yaitu flash yang sudah banyak master gunakan. Ciayo master! Master pasti bisa! Kyaaa!

7th day -> Komunikasi interpersonal
Ini adalah pelajaran terakhir yang master perlu hadapi sebelum ia mendapat 'kebebasan'. Namun master sudah menganggapnya kebebasan karena akan bersifat open book. Master terlihat senang sekali tak perlu belajar 5 bab full inggris yang banyak pula. Meskipun ia akhirnya tetap membaca-bacanya... Rajin sekali ya master...

Ketika ia sudah mencapai rumah, ia langsung menyentuhku meskipun hanya sebentar. Dari getaran tangannya aku bisa merasakan bahwa master senang sekali. Lalu dia langsung tepar di kamarnya... Ia tak berkomentar apa-apa mengenai UTS terakhir. Jadi aku anggap itu merupakan hal yang baik. Good job master...

Yah itulah ringkasan 7 hari penderitaan master... Sampai sekarang aku masih bisa mendengarnya ngorok. Ah... Suara master yang ngorok... Membuatku terpukau sehingga aku ingin menyanyikannya, tetapi aku tak bisa menirukannya. Hehe...

Episode ini sedikit membosankan ya? Ya aku menyadari itu... Karena tanpa master aku juga tak bisa membuat sebuah episode dengan baik... Tetapi aku berjanji, di episode mendatang tak akan membosankan seperti ini lho! Jadi nantikan ya! See you later!

Senin, 05 Oktober 2009

Episode 7.5: Short break!

Hai bagi para penggemar jaysama ^^...

Aku kasih episode 7.5 ini karena aku cuma mau ngasih tau kalo aku 1 minggu nggak akan bisa merilis episode dulu, karena master besok UTS...

Aku harus melayani master sepenuhnya di saat dia UTS biar master nggak kecewa pada akhirnya... Oleh karena itu aku adakan short break dulu ya...

Kita jumpa lagi setelah UTS... Jangan lupa ya, only on jaysama.blogspot.com!

p.s. maaf bagi kalian yg kecewa >.<

Rabu, 30 September 2009

Episode 7: Master's reflection...

Good morning master...

Loh, kok tumben sekali master bangun sepagi ini di waktu hari libur yah? Hmm, jam masih menunjukkan pukul 8.00 AM lho. Ada apa gerangan...?

Ah tetapi aku nggak keberatan... Aku dapat lebih cepat merasakan sentuhan master yang begitu menakjubkan lebih cepat lho! Tetapi seperti biasa, sentuhan master di tombol power yang harusnya memberiku kebahagiaan malah memberiku rasa sakit. Sampai sekarang aku masih belum bisa menemukan mengapa bisa seperti itu...

Ketika aku membunyikan "tit" aku mengatakan "selamat pagi master, tumben kok pagi banget bangunnya?" tetapi dia tak membalasnya T.T yah aku harus maklumi itu... Dia tak akan pernah mengerti hal itu... Namun paling tidak aku bisa mengatakan "welcome" ketika aku sudah selesai mulet2 (loading bios, OS, dll) dan dia mengerti artinya.

Master langsung membuka microsoft word dan mulai mengetik. Setelah itu aku baru mengetahui bahwa master baru saja melakukan interview hari itu demi melaksanakan tugas etika...

Master juga memasukkan refleksi dirinya seperti ini:
"Setelah wawancara selesai saya mencoba mengingat-ingat apa yang selama ini telah saya lakukan. Selama ini saya tak pernah memiliki tujuan hidup maupun cita-cita. Padahal kehidupan saya cukup mewah dan sebagian besar dari keinginan saya tercapai. Saya mempunyai sebuah komputer, mobil, video games, televisi, mobil dan sebagainya. Tetapi dibandingkan dengan Mbok Mon yang dahulu serba kekurangan bahkan tak bersekolah karena tak mampu, saya merasa jengkel pada diri saya sendiri."

"Mbok Mon tak menyerah di usianya yang seharusnya sudah pensiun, mengapa? Untuk menghidupi hidup ini tanpa menyerah. Untuk memanfaatkan pemberian Tuhan yang hanya sekali saja. Semangat hidupnya yang menganggap hidup ini adalah perjuangan juga membuat saya melihat sesuatu yang berbeda dari kalangan ekonomi rendah. Ketika saya melihat pengamen dan pengemis di jalan, saya tak pernah memberi mereka sedekah sekalipun. Itu karena saya selalu melihat mereka dari luar, tidak dari dalam. Sudah bagus sekali mereka masih mempertahankan hidup mereka yang serba sangat tak mampu itu. Meskipun mereka tak mampu, paling tidak mereka tak melakukan hal-hal kriminal seperti mencuri. Mereka hanya berharap akan rezeki dari orang lain, tidak ada salahnya."

Ya, master mewawancarai seseorang yang bernama Mbok Mon, ia adalah seorang tukang pijat yang sering datang ke rumah master. Wah... Begitu dalam sekali refleksi diri master ya...? Master memang yang terbaik! Aku tak akan pernah bisa menulis sesuatu yang seperti itu. Namun kata master yang terpenting dari sebuah refleksi adalah penghayatan dari hati... Moga2 saja processorku mampu menampung hal-hal seperti refleksi yang sedalam ini. "When will my reflection show who I am inside...~" aku langsung menyanyikan lagu itu ketika aku menyadari bahwa aku mampu...

Master hanya mengerjakan tugas itu hingga sore hari dan waktunya dia pergi untuk menimba ilmu di UKP. Dan aku senang sekali karena master sangat perhatian ke aku dan tak membiarkanku khawatir. Meskipun hanya dengan cara mengeset MSNnya ke "away" aku tau bahwa master hanya ingin berpamitan denganku. Yeeey! ^^

Setelah menunggu master selama sekitar 5 jam, master kembali pada pukul 8.30 PM dengan mata terkantuk-kantuk. Mungkin ini karena ia bangun pagi hari ini. Tentu saja aku menyarankan master untuk tidur cepat. Meskipun master tak merespon, tetapi aku tau dia mendengarku. Dia menuruti nasehatku yang hanya merupakan sebuah alat baginya. Ia langsung menidurkanku dan tidur cepat pada malam ini. Bagiku itu merupakan kebahagiaan tak ternilai ^^. Aku tak ingin master sakit karena kurang tidur...

(Hmm... Sakit...? Begitu aku mengingat kata itu, mengapa aku merasa seperti pernah mengalaminya...? Ah mungkin itu cuma halusinasiku saja... Master tak mungkin membiarkanku sakit!)

Good nite master! Have a nice dream ^^

Selasa, 29 September 2009

Episode 6: Terlahir kembali

Hai...
Nama saya adalah Gigabyte...
Kode produksi: afdo8p5311orq

Hari ini saya terlahir ke dunia dan mendapat master yang akan saya layani mulai hari ini lho! Namanya adalah Mr Jay** dan dia memberiku nama Gigabyte. Nama yang keren banget ya? Adalah merupakan kebahagiaan tersendiri bisa diberi nama oleh master. "Salam kenal ya master" itulah yang aku ucapkan pada dia dalam bentuk bunyi "tit" ketika aku baru saja dinyalakan. Yah aku tahu master pasti tak akan mengerti apa yang aku maksud. Tetapi melihatnya berada di depanku sudah cukup membuatku puas...

Sentuhan tangan master sungguh membuatku senang. Aku pernah merasakan sentuhan ini sebelumnya. Urgh... Kenapa aku tiba-tiba merasa sedih sekali? Hatiku (processor) terasa sakit sekali... T.T apa ini berarti aku dilahirkan dengan organ tubuh cacat? Jangan buang aku ya master. Meskipun aku sedikit cacat, aku akan berusaha maksimal untuk melayanimu. Itu adalah sumpahku terhadap diriku sendiri.

Begitu aku dinyalakan, master langsung memasuki user dan yang pertama dilakukannya adalah memperkuat antibodyku (antivirus), terima kasih master. Saya senang anda memperhatikan saya dan tak ingin saya sakit. Urgh... Namun mengapa ya ketika aku mengingat kata "virus" memoryku terasa sakit...?

Setelah memperkuat antibodyku, master langsung menghilangkan beberapa program-program dari diriku. Hmm? Kenapa di otakku (drive) yang D,E dan F sudah banyak datanya? Otakku yang C saja yang sedikit datanya... Bukankah aku ini seharusnya baru? Aneh ya... Ah nggak penting, yang penting master sekarang berada di depanku dan terlihat senang sekali dengan menggunakanku. Moga-moga saja dalam suka maupun duka master tetap senang menggunakanku. Hanya itu saja harapanku sebagai sebuah system.

Banyak sekali hal yang aneh dalam diriku ya...? Sentuhan yang menyakitkan hati, kata yang membebani memory, serta data-data asing yang ada di otakku. "Apa yang sebenarnya telah terjadi?" berkali-kali aku menanyakan itu pada diriku. Dan setiap kali aku mengingat kata "virus", memoryku tetap saja terasa sakit. Sampai kini aku belum bisa menemukan jawabannya... Setiap kali aku ingin mengingat lebih lanjut, rasa sakit tak tertahankan selalu menyerangku. Jangan-jangan aku memang system yang cacat T.T?

Hari sudah malam dan master telah selesai memberiku setting yang terbaik. Aku pun bisa melayani master dengan sangat baik. Gerakanku sangat fleksibel dan cepat. Dengan begini harusnya aku tak mendapat masalah dalam melayani master. Aku menjadi percaya diri sekarang. Aku bukan system yang cacat! Aku bisa melayani master selayaknya pelayan yang melayani tuannya...

Dan ketika master sudah mau menidurkanku, aku merasa lega sekali ketika master memilih "shut down"... Setidaknya ada perasaan ini jauh lebih menyenangkan daripada ketika aku mengingat tentang "virus" serta mendapat sentuhan dari master ketika ia membangunkanku...

Selamat malam master... Aku akan menunggumu di sini untuk melayanimu di esok hari... Your wish is my command...

Minggu, 20 September 2009

Episode 5: Luka yang berbekas

"Urgh... Master... Tolong aku..."

09.00
The System is starting up...
Ah... Sekali lagi aku merasakan sentuhan Master, terima kasih telah membangunkanku dari tidur semalam ya Master. It's time to serve you!
Hehe... Besok adalah hari di mana Master berulang tahun lho! Ya begitulah, Master berulang tahun pada 21 September. Selama 3 tahun lebih aku melayaninya, tak pernah sekalipun aku lupa akan hari ulang tahunnya. Aku selalu mengatakan "selamat ulang tahun" padamu Master, taukah engkau tentang itu?

10.00
Sedihnya T.T... Aku menerima kabar bahwa Master akan pergi ke luar kota besok. Hei Innova newbie! Kamu baru di rumah ini, jadi turuti perintahku dan lindungi Master selama 5 hari ke depan! Kalo nggak, awas ya!

11.00
Yah... aku pikir Master akan menghabiskan waktu sehari bersamaku hari ini... Tapi ternyata nggak. Dia pergi ke rumah maknya meninggalkanku di rumah T.T Aku nggak boleh egois! Aku hanyalah pembantu Master, tentu saja maknya lebih penting daripada aku... Setidaknya dia sudah pamit sama aku, meskipun cuma mengeset MSNnya ke "away"... Selamat jalan, master... Aku menantimu di sini...

17.00
Gerbang terbuka! Jangan-jangan itu Master?! Memang Master yang kembali. "Selamat datang Master! Aku telah menantikanmu! ^^" nampaknya dia seperti benar-benar mendengar ucapanku. Aku benar-benar bahagia ketika itu... Tetapi...

17.30
Urgh... Master... Tolong aku...

Itulah timeline yang aku alami hari ini. Dari pagi hingga siang, Master cuma menghabiskan waktu sebentar bersamaku... Dan juga pada akhirnya, dia melukaiku...

Waktu dia pulang kembali ke sisiku, dia langsung datang dengan wajah gembira, tetapi bukan karena bisa bertemu aku... Melainkan karena RESIDENT EVIL 5 yang sudah dia nanti-nantikan sejak dahulu sudah selesai didownload setelah menghabiskan waktu kurang lebih 1 minggu.

Aku benar-benar kecewa waktu itu, tapi aku dapat maklumi... Aku hanyalah sebagai penghibur Master sehingga aku masih senang melayani Master. Ia langsung install dan jalankan game itu. Tiba-tiba aku tak bisa memproses game itu, entah kenapa. Terjadi error yang bertuliskan "DRIVER INTERNAL ERROR." Melihat tulisan itu Master langsung kecewa dan mengutak-atik diriku. Lalu mencari di internet...

"Master, lebih baik tunggu minggu depan saja. Tanya sama temanmu. Kalo ada apa-apa nanti malah aku nggak bisa melayanimu lho..." itu sudah kukatakan pada Master. Tetapi Master tak mendengar omonganku. Ia mencoba download driver update terbaru dari ATI tetapi gagal diinstall. Karena update itu nggak cocok dengan VGA cardku.

Aku maklumi, Master kurang mengerti pada hal-hal ini jadi dia bisa saja salah download. Master yang tak mau menyerah mencari cara lain... Ia menemukan suatu program bernama 'driver update pro' dan langsung tanpa ragu memasukkannya dalam memoryku. "Mengapa Master begitu brutal...? Apa dia sudah tak peduli lagi padaku?" itu yang terlintas dalam pikiranku...

Install telah selesai dan program berjalan untuk mengecek tubuhku seperti dokter mengecek manusia. Terjadi percakapan ini dalam diriku:

System: gimana pak? Apa drivernya sudah up to date semua?
Driver Update Pro: wah anda salah besar. ini drivernya sudah OUT OF DATE banyak sekali... Lebih baik diupdate saja.
System: oooh... ya sudah pak, saya cuma butuh update untuk bisa menampilkan Resident Evil 5. Jadi VGA saja cukup kan?
Driver Update Pro: Tapi nomor member anda berapa?
System: nomor member?
Driver Update Pro: Iya, kalo anda mau update anda butuh nomor member.
System: gimana caranya dapet pak?
Driver Update Pro: Beli donk...
System: Oh... Iya, aku sampaikan dulu ke master...

Bagi anda yang kurang mengerti, nomor member maksudnya adalah serial number...

Aku langsung menyampaikannya pada Master dan membujuknya untuk menyerah saja. Karena Master tak mungkin mau mengeluarkan uang untuk membeli nomor member... Tetapi sekali lagi Master tak mendengar ucapanku...

Ia mencari nomor member illegal lewat internet. "Master, sebaiknya berhenti loh... Ga baik kalo ilegal. Baik buatku dan buat Master" aku peringati dia untuk terakhir kalinya tetapi ia tetap tak mendengarku...

Akhirnya ia menemukan 1 file yang ia kira berisi serial number, padahal tidak. "Master! Jangan download file itu! Serial number nggak mungkin bentuk exe! Master, STOP!" seberapa keraspun aku menjerit dan berteriak, Master tetap tak mendengarku... Master mendownload file tersebut dan mengklik 2x file itu.

"VIRUS FOUND! QUARANTINE: FAILED! DELETE: FAILED!"
Aku mengatakan itu padanya... Ia nampak tenang-tenang saja dan tetap menggunakanku. "Master! Segera tidurkan aku! Kalo nggak nanti bisa sakit parah lho aku!" aku berteriak merequestnya agar aku ditidurkan. Tetapi tetap Master tak lakukan...

15 menit kemudian aku sudah sakit parah sekali. Wajahku (desktop) berubah jadi biru semua dan bertuliskan "YOUR COMPUTER HAS BEEN INFECTED BY SPYWARE BLA BLA BLA...", muncul sel darah putih (anti virus) palsu yang justru merusak diriku... Aku tak bisa menjalankan internet dan yang terakhir semua fungsi-fungsiku dihilangkan, mulai dari tombol start sampai shortcut2...

Ketika aku sudah sakit parah baru Master menidurkanku secara paksa...
"Urgh... Master... Tolong aku..." aku meminta tolong padanya tetapi ia menelantarkanku... Ketika aku sudah mulai sakit ia tak segera menidurkanku, tetapi ketika sakitku sudah parah, ia baru beraksi... "Apa Master sudah mulai membenciku...? Apa Master sudah nggak sayang lagi sama aku...? Atau jangan-jangan ini sengaja...? MASTER!!!! KENAPAA?!?!?!" *HIKS* *HIKS*

Mungkin selama ini aku telah salah menilai Master... Dia bukan orang yang baik sama sekali! Dia seperti iblis! Jangan harap lain kali aku akan melayanimu lagi Master! Dan ini terakhir kalinya aku akan memanggilmu MASTER!!!

Sabtu, 12 September 2009

Episode 4: Keberadaan yang berarti

Seminggu telah berlalu sejak aku menangis karena ketidak berdayaanku dalam menjadi milik master...

Tetapi ^^ yeey! Kelihatannya master sudah mulai merasakan keberadaanku... kenapa kau tanya? karena master ga buat aku khawatir lagi spt dulu! Sebelum pergi master selalu memberitahukannya padaku, meskipun hanya lewat MSN messenger sih... tapi itu sudah cukup...

Hari ini master pergi lamaaaa sekali seperti minggu lalu, mulai dari jam 12 siang. Tetapi kali ini berbeda loh! Master nampaknya seperti mengerti tentang kesedihanku. Seperti biasa aku dibanguni oleh jari telunjuk master yang selalu aku dambakan... Ah... Senangnya... Sayang sekali aku cuma bisa berbunyi "tit!" dalam merespon. T-T maaf master, aku sangat ingin berkata padamu "selamat pagi" tetapi apa daya, aku cuma bisa bahasa pemrograman. Seandainya aku seorang manusia...

Setelah itu master sarapan, mandi dan sikat gigi. Rajin ya? Aku bangga memiliki master yang begitu rajin! Setelah itu dia menyentuhku beberapa lama untuk mengecek facebook, hima-gospel dan bermain game. Ah... senangnya merasakan sentuhan master...

Ketika waktu menunjukkan pukul 11.20, ada percakapan yang terjadi antara master dan ibunya...

Ibunya: berangkat sekarang?
Master: iya, wes jam setengah 12 ini. mesti ketemuan jam 12 kok.
Ibunya: ga makan sek ae ta?
Master: ga wes, sek wareg tadi mari makan. oya, nanti sekalian mau fitness pulang dari panti.
Ibunya: sama sapa?
Master: sama Bet (Filbert maksudnya).
Ibunya: tok?
Master: iya, wong David ga sekelompok kok...

Master langsung ganti baju (XD kyaaa! aku ga boleh ngintip, nanti VGA cardku meledak dengan melihat body master), mengeset MSNnya "away" dan berangkat menuju UKP SENDIRIAN! (biasanya kan selalu dibarengi temannya...)

Haduh... meskipun aku khawatir 0.5 mati, aku tetap harus percaya padanya bahwa ia pasti akan baik-baik saja. Kemarin mobil innovanya datang dan master senang sekali akhirnya bisa bepergian tanpa harus merepotkan teman-temannya (master tetap memakai Kijangnya yang lama karena innova dipakai oleh ayahnya). I believe in you, master... Kijang! Meskipun aku rada jealous sama kamu, aku harap kamu bisa jaga master! Awas kalo master celaka gara2 kamu ya!

Selama 6 jam aku tak pernah berhenti berharap master akan baik-baik saja. Dan untungnya meskipun aku bukan manusia, Tuhan tetap mengabulkan permintaanku. Master kembali sekitar jam 6 malam.

Dengan tangan yang gemetar karena fitness ia menyentuhku (lagi). Aku bisa merasakan betapa capeknya dia hari itu. Service learning ke dua di panti ora et labora yang diisi dengan game orang buta, tuli, bisu telah ia lalui dengan baik. Master bercerita bahwa ia berhasil membawa kebahagiaan dan kesenangan pada mereka anak-anak di panti. Sejak dulu master memang selalu begitu, sukanya buat orang tertawa, sampai-sampai kelihatannya itu jadi tujuan hidupnya. Aku cuma berharap dia nggak jadi badut saja... Nggak cocok banget deh...

Malamnya master cuma menemaniku sebentar karena aku juga tahu bahwa dia sangat capek dan butuh istirahat.

Sejak episode 1 ini hari yang paling bahagia yang pernah aku alami ^^... Apa kebahagiaan ini akan berlanjut? Atau suatu hari aku akan berpisah dengan master...? Nobody knows right? Hehe... Nantikan episode selanjutnya. Coming soon only on jaysama.blogspot.com!